Review Advan G1, sebuah awal yang baik

Review Advan G1, sebuah awal yang baik

Ditengah banyaknya pilihan smartphone yang menawarkan berbagai macam fitur dan spesifikasi tinggi dengan harga murah, saya memilih menggunakan Advan G1 sebagai smartphone utama saya menggantikan smartphone Infinix Hot Note yang sudah saya pakai sekitar 2 tahun. Meskipun Advan G1 masih menggunakan spesifikasi yang relatif  ketinggalan untuk smartphone dengan harga sekitar 2 juta, saya tetap memilih untuk membeli Advan G1. 

Apa saja alasan saya dan kenapa saya memilih Advan G1? Dalam artikel ini saya ingin share alasan saya memilih Advan G1 dan beberapa pengalaman saya dalam menggunakan Advan G1 kurang lebih selama 4 bulan. Saya anggap Advan G1 sebagai sebuah awal yang baik dari produsen smartphone dalam negeri untuk bersaing dengan banyak pabrikan dari luar negeri yang menyerang pasar Indonesia.

Review Advan G1, Sebuah Awal Yang Baik dari Produsen Smartphone Dalam Negeri
Review Advan G1, Sebuah Awal Yang Baik dari Produsen Smartphone Dalam Negeri


Spesifikasi Advan G1

Sebelum kita bahas lebih lanjut mengenai alasan saya menggunakan Advan G1, kita lihat dulu spesifikasi Advan G1 di bawah ini.

Desain yang terlihat premium

Dari sisi desain Advan G1 mengusung desain unibody dengan layar depan 2.5D dan bagian body yang sebagian besar terbuat dari metal. Bagian pinggiran smartphone dibuat sedikit melengkung menyambung dengan bagian pinggiran layar 2.5D pada bagian depan. Pada bagian belakang terdapat kamera, sensor sidik jari berbentuk bulat dan juga sebuah lampu LED flash di samping kamera. Kamera belakang mempunyai resolusi 13 Mpix. 

Pada bagian bawah terdapat lubang speaker yang menurut saya cukup menggangu penampilan bagian belakang. Terdapat tulisan logo Advan di bagian belakang smartphone. Pada bagian depan, smartphone Advan G1 dilengkapi dengan kamera beresolusi 8 Mpix disertai dengan lampu LED flash yang berfungsi sekaligus sebagai lampu notifikasi. 

Speaker untuk telepon diletakkkan dibagian atas di dekat proximity sensor. Bagian samping bawah diisi oleh colokan tempat charging dan lubang mic. Slot micro SIM card hybrid diletakkan pada bagian samping kanan, sedangkan pada bagian samping kiri diisi oleh tombol power dan volume.

Secara keselurahan desain yang ditawarkan Advan G1 cukup bagus. Ukurannya yang cukup kecil (5 inch) dengan layar 2.5D pada bagian depan dan bahan metal yang menyelimuti sebagian besar body smartphone membuat penampakan smartphone Advan G1 terlihat elegan. Bahkan sekilas terlihat seperti iPhone 6 :)


Bagian Dapur Pacu, hari gini masih pakai Quadcore?

Advan G1 menggunakan processor Quad core kelas mid-range MediaTek MT6735 dengan clock speed maximum 1 GHz dan GPU ARM Mali T-720. Dari sisi pemilihan processor ini, Advan G1 akan sulit bersaing dengan merek lain yang rata-rata sudah menggunakan processor Octacore atau paling tidak processor Qualcom Snapdragon Quadcore yang kelasnya lebih tinggi. Secara umum pengguna smartphone akan memilih smartphone dengan spesifikasi yang lebih tinggi untuk kisaran harga yang sama.

Melalui situs notebookcheck.com saya mencoba membandingkan performance processor Quadcore Mediatek MT6735P yang dipakai Advan dengan processor Mediatek Octacore lainya. Disitu terlihat bahwa Mediatek MT6735P berada pada posisi 1004, terpaut cukup jauh dengan processor Mediatek MT6753 yang sudah menggunakan octa core yang berada pada urutan 921. Processor ini banyak dipakai pada smartphone merek lain yang bersaing pada kisaran harga Advan G1 yaitu misalnya Infinix Note 4. 

Bahkan jika dibandingkan dengan smartphone Xiaomi Redmi 5A dengan harga satu juta rupiah juga masih terpaut jauh. Xiaomi Redmi 5A menggunakan processor Quadcore dari Qualcomm yaitu Snapdragon 425 1.4 GHz. Processor ini berada pada urutan ke 962 dalam bench mark tersebut.

Benchmark processor smartphone Mediatek yang digunakan Advan G1
Benchmark processor smartphone Mediatek yang digunakan Advan G1


Processor ini hanya mendukung resolusi kamera sampai maksimum 13 Mpix, reolusi layar HD 720 dan perekaman video sampai Full HD. Processor seri ini juga sudah mendukung jaringan 4G.

Processor Mediatek MT6735 yang digunakan dalam Advan G1
Processor Mediatek MT6735 yang digunakan dalam Advan G1

Jika anda mencari smartphone yang mengejar performa yang tinggi yang bisa digunakan untuk bermain game dengan kualitas grafik yang tinggi maka smartphone ini kurang cocok untuk anda. Tapi bagi orang seperti saya yang tidak banyak bermain game dan menggunakan smartphone untuk keperluan umum maka processor ini sudah mencukupi. 

RAM dan Memory Advan G1 

Advan G1 dijual dalam beberapa periode. Periode pertama Advan mengeluarkan produk dengan ukuran RAM 3GB dan memory 16 GB. Kemudian Advan mengeluarkan versi 32 GB dari smartphone ini. Pada periode berikutnya, Advan kembali mengeluarkan Advan G1 Pro dengan fitur dan performa yang ditingkatkan. Jika anda mencara Advan G1, pastikan untuk mendapatkan memory yang 32 GB.

Kelengkapan Sensor Smartphone advan G1 

Advan G1 dilengkapi dengan sensor yang cukup lengkap. Kalau ada yang tidak ada adalah sensor infra red yang biasa digunakan untuk remote TV, AC dan sejenisnya. Di bawah ini kelengkapan sensor dan hardware smartphone Android Advan G1.
  • Sensor Magnetic (Compas)
  • Sensor Gyroscope (Giroskop)
  • Sensor Proximity
  • Ambient light sensor
  • Sound sensor
  • Accelerometer sensor
  • Orientation sensor
Hardware pendukung lainnya:
  • GPS
  • Bluetooth
  • Wifi
  • Sensor sidik jari
Disektor sensor, Advan G1 memberikan sensor yang cukup lengkap. Sensor Magnetic menjadi salah satu keunggulan smartphone Advan G1 dibandingkan dengan smartphone Xiaomi pada kelas entry. Smartphone Xiaomi Redmi 5A, Xiaomi Redmi 5 dan Xiaomi Redmi 5 Plus tidak mempunyai sensor magenetik ini.


Kualitas kamera smartphone Advan G1

Sektor kualitas kamera merupakan salah satu yang ditonjolkan dalam promosi brand Advan G1 ini. Bahkan Advan tidak tanggung-tanggung menggaet Arbain Rambey untuk membantu mempromosikan smartphone ini dengan membuat buku kumpulan foto karya Arbain Rambey yang dibuat menggunakan HP Advan G1.

Advan G1 dilengkapi dengan dua buah kamera. Kamera depan untuk selfie mempunyai resolusi 8 Mpix sedangkan kamera belakang mempunyai resolusi maksimal 13 Mpix.

Sebagai smartphone yang menonjolkan fitur Fotografi dalam promosinya, Advan G1 mempunnyai interface kamera yang berkebalikan. Tidak ada settingan manual, apperture priority atau speed priority yang bisa ditemukan pada software kamera pada Advan G1 ini. Jadi bagi penggemar fotografi, tidak bisa melakukan pengambilan foto dengan setting manual atau aperture priority.

Bagaimana hasil foto dari kamera smartphone Advan G1? Pada artikel terpisah saya sudah menampilkan beberapa hasil foto Advan G1.

Baca juga:

Dukungan jaringan smartphone Advan G1

Advan G1 sudah mendukung jaringan 4G pada kedua slot micro sim card yang disediakan. SIM 1 maupun SIM 2 bisa digunakan untuk koneksi jaringan 4G. Salah satu micro sim card bisa digunakan sebagai slot memory card. Jaringan 4G yang didukung oleh advan adalah frekuensi 900 Mhz dan 1800 MHz. Pemerintah sendiri sudah mengeluarkan peraturan mengenai penataan pita frekuensi radio 1800 Mhz untuk keperluan penyelenggaraan jaringan bergerak seluler sejak tahun 2015. Intinya sekarang semua jaringan 4G sudah menggunakan frequensi 1800 Mhz. 

Kapasitas baterai Advan G1 2600 mAh terasa pas-pasan

Spesifikasi selanjutnya yang saya ingin ulas adalah terkait dengan kapasitas baterai. Sektor ini terasa sangat pas-pasan. Di tengah persaingan para produsen smartphone yang memberikan smartphone dengan kapasitas baterai yang besar, Advan G1 hanya memberikan 2600 mAh. Kapasitas yang relatif kecil dibandingkan Xiaomi Redmi 5A yang mempunyai kapasitas baterai 3000 mAh.

Untuk penggunaan sehari-hari kapasitas ini terasa pas-pasan. Jika pergi kemana-mana siap-siap bawa power bank dan charger. Saya sendiri masih bisa menggunakan smartphone ini dari pagi sampai sore. Pulang kerja baru dicharge kembali. Besoknya sebelum berangkat saya harus charge sampai full agar bisa bertahan sampai sore.


Sistem Operasi Advan G1

Advan G1 sudah menggunakan Android Marshmallow. Untuk sekarang ini cukup ketinggalan karena Android Oreo saja sudah mulai muncul. Semoga saja Advan sudah menyiapkan update dari Android software di Advan G1 ini paling tidak sampai Android Nougat.

Advan mengemas Android versi Marshmallow yang dia gunakan dengan sebutan IDOS yang mereka claim sebagai Android OS nya Indonesia.

Tidak banyak yang bisa dibanggakan dalam hal sektor sistem operasi smartphone. Bahkan dari segi bloatware, Advan G1 menempatkan beberapa bloatware atau aplikasi bawaan yang tidak semua pengguna membutuhkannya. Bloatwarenya dilengkapi iklan lagi. Sungguh sangat disayangkan. Sebaiknya iklan pada bloatware dihilangkan saja karena user tidak bisa menghilangkan bloatware ini tanpa melakukan root.
 

Paket penjualan Advan G1

Advan G1 dijual dengan paketan sebuah headset type earphone monitor yang suara bassnya cukup bagus. Sejauh ini headset tersebut merupakan headset terbaik yang diberikan bersama sebuah smarthone yang pernah saya coba. Dalam paket penjualannya, Advan G1 juga memberikan sebuah silicon case transparan yang pas dengan ukuran smartphone Advan G1.

Kelebihan dan kekurangan Advan G1

Dari spesifikasi diatas sepertinya banyak kekurangan dari smartphone Advan G1 dari sisi performance dan baterai. Bagi para gammer, smartphone ini tentunya tidak sesuai mengingat processor yang digunakan dan juga ketahanan baterainya.  

Namun demikian buat para pengguna smartphone secara umum yang tidak butuh bermain game, smartphone ini layak diperitmbangkan. Ukuran yang pas di saku, desain premium dan kamera yang bisa dibilang cukup untuk selfie dan dokumentasi. Smartphone Advan G1 ini juga sudah memberikan sensor yang relatif lengkap. 

5 Alasan saya memilih Smartphone Advan G1

Pertama kali saya tertarik dengan Advan G1 adalah karena Arbain Rambey. Advan menggandeng Arbain Rambey dalam promosi Advan G1. Arbain Rambey membuat sebuah buku kumpulan fotografi perjalanan yang dia buat menggunakan smartphone Advan G1. Buku itu berjudul Advententure Smartphone Photography #2 With Arbain Rambey. 

Arbain Rambey adalah sorang fotografer nasional yang sudah dikenal banyak orang dan sering menjadi juri dalam berbagai lomba foto nasional. Saya sendiri seorang penghobi fotografi yang sudah lama bergelut dengan dunia DSLR. Saya menulis banyak artikel fotografi di blog saya fotografer.link. Arbain memberikan komentar yang positif mengenai smartphone Advan G1. Saya cukup penasaran dengan kualitas kamera smartphone Advan G1.

Alasan lain saya memilih Advan G1 adalah karena Advan ini merupakan produsen smartphone dalam negeri. Siapa lagi yang akan membeli produk buatan Indonesia kalau tidak dimulai dengan bangsa Indonesia sendiri. Advan di produksi oleh PT Arga Mas Lestari di sebuah kompleks industri di Semarang. Namun sayang informasi tentang PT Arga Mas Lestari ini tidak banyak tersedia di Internet. 

Advan G1 Produk Hasil Karya Indonesia
Advan G1 Produk Hasil Karya Indonesia

Alasan ketiga saya memilih Advan G1 adalah karena build quality yang cukup bagus disertai dengan bonus head set in ear monitor yang berkualitas. Build quality Advan G1 memang bisa dibilang sangat bagus. Layar depan sudah menggunakan layar 2.5 D. Body sebagian besar menggunakan bahan metal. Hanya bagian antena saja yang disisipi plastik, mungkin untuk alasan supaya tidak mengganggu penerimaan signal. 

Alasan keempat saya memilih Advan G1 adalah ukuran smartphone 5 inch menurut saya merupakan ukuran yang optimum untuk kebutuhan komunikasi dan hiburan secara umum. Ukurannya nyaman digenggam dan pas di kantong. Tidak menonjol kalau dikantongi seperti smartphone berukuran 5.5 inchi atau bahkan yang lebih besar lagi. Ukuran 5 inchi menurut saya sudah cukup untuk sekedar browsing, chatting, nonton video di Youtbe, bermain game sesekali dan bahkan untuk membuat draft artikel yang saya tulis dalam Blog ini. Saya sebelumnya menggunakan Infinix Hote Note dengan ukuran 5.5 inch yang memang terasa lebih lega tapi menyisakan beberapa permasalahan lain pada saat dikantongi.

Alasan kelima saya memilih menggunakan Advan G1 adalah teknologi yang digunakan saya rasa cukup memadai untuk kebutuhan saya meskipun cukup tertinggal dibanding kompetitornya. Saya hanya membutuhkan smartphone yang bisa digunakan untuk telepon, SMS, WA, browsing, streaming Youtube, support 4G dan sesekali bermain game ringan. Memang sangat disayangkan Advan masih menggunakan processor Quadcore MT-6735 dari Mediatek dimana produsen smartphone lain kebanyakan sudah menggunakan processor Quadcore.

Kemudian saya menganggap Advan G1 ini sebagai miletsone atau sebuah pencapaian produk dalam negeri yang cukup baik. Advan G1 bisa jadi merupakan sebuah awal kebangkitan Industri smartphone dalam negeri. Indonesia merupakan pasar yang sangat besar untuk Industri smartphone. Sudah selayaknya kita bangsa Indonesia juga bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Tentunya hal ini membutuhkan proses yang lama. Mungkin kita sering mendengar kisah nasionalisme di negara Korea dimana pada saat Samsung belum bisa menghasilkan produk dengan kualitas yang baik dengan harga murah, para warga korea tetap mau menggunakan Samsung untuk mendukung kemajuan industri dalam negeri.



Advan G1 : Smart Camera with Professional audio

 

Kesimpulan

Selama 4 bulan memakai Advan G1 ini saya tidak menemui kendala yang berarti. Hana saja memang rasanya agak miris melihat smartphone lain dengan spesifikasi dapur pacu yang lebih bagus dijual dengan harga yang lebih murah. Tapi kalau dikembalikan lagi ke kebutuhan, smarpthone Advan G1 ini sudah bisa memenuhi kebutuhan minimal saya atas sebuah smartphone zaman now yang digunakan untuk telepon, SMS, foto-foto dan berselancar ria di dunia maya. Dengan dalih untuk menggunakan produk lokal akhirnya saya menggunakan smartphone ini. Semoga kedepan Advan semakin bagus dan semakin berkembang dan bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri untuk Industri Smartphone

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Review Advan G1, sebuah awal yang baik"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel