Mengenal sensor Gyroscope

Apakah yang dimaksud dengan sensor Gyroscope? Apa kegunaan sensor ini? Bagaimana kita mengetahui smartphone kita menmpunyai sensor Gyroscope atau tidak?

Dalam artikel singkat ini saya ingin berbagi informasi untuk menjawab pertanyaan di atas.

Sensor Gyroscope dan aplikasi VR (Virtual Reality)

Mungkin saat ini anda sedang mempertimbangkan untuk membeli kacamata VR atau Virtual Reallity. Kacamata VR ini bisa digunakan pada game,  aplikasi atau video yang mendukung teknologi VR. Apa hubungan aplikasi VR ini dengan sensor Gyroscope? Jawabanya sangat sederhana, untuk bisa menggunakan aplikasi VR kita membutuhkan sensor Gryoscope. Jadi kalau smartphone anda tidak mempunyai sensor Gyroscope maka sebaiknya jangan beli kacamata VR dulu. Upgrade dulu smartphonenya.

Apa sebenarnya sensor Gyroscope ini? Pada pembahasan sebelumnya mengenai mengenal sensor smartphone android saya pernah memberikan penjelasan sederhana mengenai sensor Gyroscope dan sensor smartphone android lainya.  Silahkan baca pada link dibawah ini. 

Baca juga : 

Perbedaan sensor Gyroscope dan sensor Accelerometer

Sensor pada smartphone android merupakan sebuah hardware atau perangkat keras yang bisa digunakan untuk mengukur sesuatu.  Misalnya sensor temperatur digunakan untuk mengukur suhu. Proximity sensor digunakan untuk mengukur estimasi jarak antara dua benda. Sensor Gyroscope sendiri merupakan sebuah sensor yang digunakan untuk mengukur pergerakan smartphone pada arah radial.

Selain sensor Ggyroscope ada juga sensor yang digunakan untuk mengukur pergerakan smartphone pada arah linier yaitu arah sumbu x, sumbu y dan sumbu z.  Sensor tersebut biasa disebut sensor Accelerometer. Beda sensor Gyroscope dengan sensor Accelerometer terletak pada orientasi gerakan yang diukur. Jika Accelerometer mengukur gerakan linier maka Gyroscope mengukur gerakan angular atau memutar.

Cara kerja Gyroscope

Di bawah ini kita bisa melihat ilustrasi cara bekerja sebuah Gyroscope. Sebuah Gyroscope terdiri dari cakram yang berputar pada sebuah axis pada sebuah housing yang berputar. Kita bisa lihat dalam animasi ini orientasi dari cakram tersebut tetap sama meskipun frame-nya berputar. Sifat ini dimanfaatkan sebagai sensor orientasi posisi. Misalnya pada pesawat terbang dan juga smartphone. Semoga penjelasan dan ilustrasi singkat ini bisa memberikan pencerahan.
Ilustrasi cara kerja Gyroscope.
Ilustrasi cara kerja Gyroscope. Sumber : Wikipedia

Hubungan Sensor Gyroscope dan aplikasi VR

Lantas apa hubungan aplikasi VR dengan sensor ini? Seperti dijelaskan diatas bahwa untuk menjalankan aplikasi VR kita membutuhkan sensor Gyroscope. Dengan sensor Gyroscope smartphone bisa mendeteksi orientasi pada pergerakan rotasi atau memutar.

Sebagai ilustrasi sederhana coba bandingkan aplikasi sensor Accelerometer dan Gyroscope pada contoh dibawah ini. Pada permainan game genre racing, anda bisa menggerakan mobil ke kanan dan ke kiri dengan cara memiringkan smartphone ke kanan dan ke kiri. Fitur ini dimungkinkan dengan adanya sensor Accelerometer pada smartphone anda. Sensor ini sangat umum ada pada smartphone Android. Seperti dijelaskan diatas bahwa sensor ini bisa mendeteksi gerakan linier arah sumbu x, y dan z. Maka saat kira memiringkan smartphone ke kanan dan ke kiri hal ini akan dimanfaatkan oleh control game untuk memberikan sinyal supaya stir mobil bergerak ke kanan atau ke kiri.

Masih melanjutkan ilustrasi di atas. Sekarang dengan tetap menjalankan game tersebut coba anda beputar dengan tumpuan kaki anda. Apa yang terjadi pada layar smartphone anda? Tidak akan terjadi perubahan apa-apa. Hal ini disebabkan karena memang umumnya aplikasi game racing tidak mendukung fitur VR atau tidak ada sensor Gyroscope pada smartphone anda.

Jika aplikasi game racing tersebut mendukung fitur VR dan smartphone kita memiliki sensor Gyroscope maka saat kita berputar pada tumpuan kaki, layar smartphone juga akan berubah orientasinya. Jadi seolah-olah kita berada dalam scene tersebut. Saat kita palingkan pandangan ke kanan atau ke kiri maka tampilan layar juga akan berubah. Bahkan kita bisa berputar 360 derajad dan mendapati gambar yang berbeda seolah-olah kita sedang berada dalam ruangan tersebut.

Sensasi inilah yang membuat aplikasi ini disebut Virtual Reality. Dengan menggunakan sebuah kacamata VR maka kita bisa merasakan seolah-olah kita berada di dalam adegan tersebut. Saat kita memalingkan pandangan ke mana saja, tampilan layar yang disajikan juga akan berubah mengikuti orientasi dari kacamata VR tersebut.

Saat ini aplikasi yang mendukung teknologi VR sudah cukup banyak baik permainan maupun aplikasi lainnya. Video-video VR juga sudah banyak kita temui di Youtube. Kedepan aplikasi teknologi VR ini bisa sangat beragam.

Dalam sebuah siaran di channel televisi NG saya pernah melihat seorang peselancar menggunakan kamera 360. Kamera ini mempunyai kemampuan untuk merekam dalam radius 360 derajad. Jadi semua yang dilihat dan tidak dilihat oleh peselancar akan terekam dalam kamera. Setelah itu rekaman tersebut di copy ke smartphone android yang mempunyai sensor Gyroscope. Video 360 derajad tersebut kemudian diputar menggunakan kacamata VR. Video tersebut ditonton dengan posisi berdiri di atas papan selancar. Salah seorang temannya menggoyang-goyangkan papan selancar tersebut untuk memberikan sensasi gerakan peselancar. Orang yang melihat video VR tersebut merasakan sensasi yang luar biasa seperti layaknya berselancar di atas ombak.

Beberapa tahun kedepan mungkin hiburan semacam ini akan tersedia di mall-mall menggantikan hiburan film 4 Dimensi. Film 4 dimensi memberikan sensasi reality melalui film 3D dipadu dengan stimulan gerakan. Film 360 derajad memberikan sensasi seolah-olah kita berada di tengah-tengah dari adegan film tersebut.

Demikian artikel singkat mengenai mengenal sensor Gryoscope. Semoga bermanfaat. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat silahkan share dengan rekan-rekan anda. Sharing is caring.

Subscribe to receive free email updates: